KONSEP DASAR KEAMANAN JARINGAN

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai konsep dasar dari keamanan jaringan,ada baiknya mengetahui apa itu "Keamanan Jaringan" itu sendiri. Keamanan Jaringan dapat diartikan sebagai prioritas utama dari setiap pembangunan dan pengelolaan jaringan. Hal paling utama adalah pengendalian akses terhadap sumber daya dalam jaringan. Penanggungjawab keamanan jaringan tidak sekedar melakukan kontrol siapa saja yang berhak mengakses jaringan, namun aktivitas apa yang boleh dilakukan seorang pengguna jaringan.

Berangkat dari adannya keamanan jaringan maka terciptalah dasar konsep keamanan jaringan komputer yang merupakan Penanggungjawab keamanan jaringan harus dapat memastikan bahwa prinsip dasar keamanan jaringan tidak dilanggar oleh aktivitas subyek jaringan atau pengguna.

Secara garis besar  persyaratan keamanan sistem komputer dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu :
1. Kerahasiaan
    Berhubungan dengan hak akses untuk membaca data atau informasi dan suatu sistem komputer .
2. Intergritas
    berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data atau informasi darl suatu sistem komputer .
3. Ketersediaan (availability) 
    Berhubungan dengan ketersediaan data atau informasi pada saat yang dibutuhkan  lingkup Pengamanan.

Pada prinsipnya pengamanan sistem komputer mencakup empat hal yang sangat mendasar, yaitu:
1. Pengamanan Secara Fisik
Komputer secara fisik adalah wujud komputer yang bisa dilihat dan diraba, sepertl monitor, CPU, keyboard, dan lain-lain. jika komputer memang perlu untuk diamankan karena fungsl dan data di dalamnya yang penting, maka pengamanan secara fisik dapat dilakukan dengan menempatkan sistem komputer pada tempat atau lokasi yang mudah diawasi dan dikendalikan, pada ruangan tertentu yang dapat dikunci, dan sulit dijangkau orang lain. Kebersihan ruangan juga menjadi faktor pengamanan fisik, hinda-ri ruangan yang panas, kotor, lembab. Usahakan ruangan tetap dingin jika perlu ber-AC tetapi tidak lembab.
2. Pengamanan Akses
Ini dilakukan untuk PC yang menggunakan sistem operasi loggin dan system operasi jaringan dilakukan untuk mengantisi kejahatan yang sifatnya disengaja atau tidak disengaja, seperti kelalaian atau keteledoran pengguna yang sering kali meninggalkan komputer dalam keadaan masih menyala, atau jika berada pada jaringan komputer tersebut masih berada dalam logon user.
3. Pengamanan data
Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses di mana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya.
4. Pengamanan komunikasi jaringan
Jaringan di susun berkaitan erat dengan pemanfaatan jaringan publik seperti Internet. Pengamanan jaringan dapat dilakukan dengan menggunakan kriptografi di mana data yang sifatnya sensitif dienkripsi atau disandikan terlebih dahulu sebelum ditransmisikan melalui jaringan tersebut. 




Setelah memahami mengenai keamanan jaringan berikut konsep dasarnya,sekarang saatnya membahas mengenai ancaman atau serangan terhadapa jaringan pada komputer,biasa keamana jaringan mempunyai proteksi terhadap berbagai ancaman yang bisa menggangu kinerja dari sebuah jaringan komputer.
Berikut ancaman-ancaman yang sering dihadapai oleh pengelola jaringan :
1.Brute Force & Dictionary Attack
Ancaman keamanan jaringan ini datang dari pihak yang memaksa masuk ke suatu jaringan   dengan menebak password secara berulang menggunakan pola tertentu. Serangan ini dapat terjadi berjam-jam dan memakan banyak sumber daya jaringan yang membuatnya menjadi lambat, bahkan jika password terlalu mudah maka dapat tertebak dan akhirnya si penyerang dapat masuk ke dalam jaringan.
2.Distributed Denial of Service (DDoS) Attack
Ancaman keamanan jaringan ini dilakukan dengan mengirimkan paket data dalam jumlah besar dan berulang-ulang kepada suatu jaringan sehingga jaringan tidak dapat bekerja secara maksimal. Bahkan pada beberapa kasus besar, DDoS dapat menyebabkan jaringan menjadi “down” sepenuhnya.
3.Spoofing (mengintip)
Spoofing adalah penjelmaan yang ditujukan untuk mengintip data yang berlalu lalang di dalam suatu jaringan. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengganti IP address asli dengan jelmaan supaya dapat “mengintip” suatu jaringan.
4.Man in the middle attack
Ancaman ini yang paling banyak dijalankan oleh orang saat ini. Modusnya adalah seorang pembajak data menempatkan suatu perangkat yang dapat melihat data yang beredar diantara satu tempat ke tempat lain. Data-data inilah yang bisa dikumpulkan saja atau dimodifikasi sehingga penerima tidak mendapatkan data yang akurat.


Daftar Pustakan : 
1. http://ridwanaz.com/teknologi/komputer/memahami-konsep-dasar-keamanan-jaringan-dan-ancaman-yang-menyerang/ 
2.http://en.netlog.com/ekoprasetiyani/blog/blogid=3834089
3.http://i.dillio.org/97393-konsep-dasar-computer-network-security-keamanan-jaringan-komputer

 
Share this video :

+ komentar + 2 komentar

9 April 2015 pukul 20.08

makasih . . .

25 Juni 2015 pukul 23.17

Ok kaka Amelina,,Terima Kasih Telah Berkunjung :D

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Shun Oguri - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger